0

S I N Y A traditional wedding - makeup



Pesta Pernikahan Tradisional atau Modern ?


Add caption
Di Indonesia yang kaya akan budaya, menikah kemungkinan besar berarti menyelenggarakan upacara tradisional. Hubungan kekeluargaan masih begitu erat, ada nilai-nilai yang tak putus dipegang secara turun temurun. Nilai-nilai tersebut sering kali ‘diharuskan’ muncul pada moment-moment penting dalam hidup, menikah salah satunya. Di sisi lain, Calon Manten, tidak selalu punya impian yang sama dengan para orangtua, apalagi leluhurnya. Ada bayangan tersendiri mengenai indah dan hangatnya pesta pernikahan bernuansa modern.
Pernikahan tradisional memiliki nuansa agung, dan sakral. Ada rangkaian panjang upacara yang harus dilalui pra dan pasca pernikahan. Persiapan dan pelaksanaannya akan penuh detail-detail kecil yang tak boleh dilewatkan. Pernikahan semacam ini umumnya juga melibatkan banyak orang. Mereka dari generasai yang lebih tua, biasanya bertindak sebagai penasihat. Dari segi biaya pun, melaksanakan upacara pernikahan secara tradisional membutuhkan biaya yang lebih besar.
Namun hingga saat ini, banyak anak muda tetap tertarik melaksanakannya. Karena aura agung dan sakral tersebut yang tak tergantikan. Kerepotan dan setiap detail dalam upacara pernikahan tradisional justru dirasakan sebagai keunikan tersendiri. Di dalamnya sarat akan nilai-nilai mulia sebagai bekal Calon Manten menghadapi hidup baru. Bagi para tamu pun, pernikahan tradisional kerap menarik perhatian lebih.
Untuk melaksanakan pernikahan bergaya tradisional ini, tantangan utamanya adalah mencari dan menemukan kelengkapan berbagai elemen yang diperlukan. Mulai dari orang yang mengerti dan mampu melaksanakan upacara adat pada hari H, hingga sanggar yang menyediakan tata rias dan baju pengantin yang sesuai. Pastikan penata rias dan baju pengantin yang Calon Manten pilih benar-benar paham kelengkapan yang harus dipenuhi untuk melaksanakan pernikahan dengan adat daerah tertentu. Test make up menjadi penting untuk memastikan hal tersebut. Pilih gallery yang benar-benar berkualitas baik dan paham seluk-beluk tata rias dan baju pengantin adat yang Calon Manten pilih
Bagi yang lebih memilih pernikahan bergaya modern, umumnya karena ingin cara yang lebih praktis. Walaupun nampak lebih simple, pernikahan modern memang cenderung memiliki aura indah. Pada pesta pernikahan bergaya modern, kehangatan dan keakraban antar Calon Manten dan tamu dapat lebih mudah diwujudkan. Banyak Calon Manten yang bahkan enggan menggunakan pelaminan, lebih memilih untuk mingle bergabung dengan para tamu.
Pernikahan gaya ini juga cenderung lebih mudah diwujudkan karena tidak terikat pakem yang saklek. Susunan acara dapat dipilih dan disusun sesuai keinginan Calon Manten. Termasuk jika Calon Manten ingin pernikahannya berjalan simple. Otomatis, pilihan baju dan tata riasnya pun lebih banyak. Calon Manten bisa memakai dandanan pengantin nusantara, masih dengan kebaya dan beskap namun tak perlu mengikuti patokan-patokan khusus. Atau, Calon Manten juga dapat memakai gaun dan jas layaknya pengantin di Negara-negara barat.
Tantangan upacara pernikahan modern justru ada di sini, pada tata rias dan busananya. Karena kedua hal tersebut cenderung lebih simple dibandingkan pada upacara pernikahan tradisional. Maka jika penata rias dan busananya kurang mumpuni, tampilan Calon Manten akan menjadi kurang istimewa, bahkan yang terburuk, bisa sama saja dengan tampilan para tamu. Padahal, semua Calon Manten tentu ingin tampil sespesial mungkin. Untuk menghindarinya, pilih gallery yang memiliki kualitas tinggi dalam hal tata rias, dan memiliki koleksi busana yang istimewa.
Apapun pilihan Calon Manten, dapatkan hasil maksimal sesuai harapan, dengan memilih unsur-unsur pendukung berkualitas baik.






 

 

0 komentar: